By : Ine Nurhayati, S.H., M.H.

post 1 e1614072687689Perjanjian kerja merupakan hal yang paling pokok dalam memperkerjakan seseorang di dalam Perusahaan. Perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja/buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat syarat kerja, hak, dan kewajiban para pihak. Perjanjian kerja di buat untuk waktu tertentu atau waktu tidak tertentu. Perjanjian kerja waktu tertentu tidak mensyaratkan adanya masa percobaan seperti perjanjian kerja waktu tidak tertentu. Selain itu, perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu. Adapun karakterisktik dari perjanjian kerja waktu sesuai dengan Pasal 59 Undang-Undang 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (UU Ciptaker) yaitu:

  1. Pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
  2. Pekerjaaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama;
  3. Pekerjaan yang bersifat musiman;
  4. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan; atau
  5. Pekerjaan yang jenis dan sifat atau kegiatannya bersifat tidak tetap.

Terbitnya UU Ciptaker, merevisi masa kerja dalam perjanjian kerja kerja waktu tertentu yang diatur dalam Pasal 59 UU Ciptaker. Masa kerja dalam perjanjian kerja kerja waktu tertentu dalam Pasal 59 UU Ketenagakerjaan sebelumnya adalah paling lama 2 (dua) tahun, diperpanjang 1 (satu) tahun dan dapat diperbaharui 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun. Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama.

Sehubungan dengan terbitnya UU Ciptaker dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja, dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja (PP 35/2021) masa kerja dalam perjanjian kerja waktu tertentu dirubah. Pasal 8 PP 35/2021 menyatakan bahwa masa kerja perjanjian kerja waktu tertentu dapat dibuat untuk paling lama 5 (llima) tahun, dengan syarat apabila dilakukan perpanjangan tidak melebihi 5 (lima) tahun. Masa kerja perjanjian kerja waktu tertentu dihitung sejak terjadinya hubungan kerja. Selain pola perhitungan perjanjian kerja waktu tertentu yang berubah, namun perbedaan lainnya yaitu pada saat berakhirnya perjanjian kerja waktu pengusaha wajib memberikan kompensasi kepada Pekerja dengan perhitungan yang tercantum dalam PP 35/2021.

%d bloggers like this: